Metroterkini.id ,– Memperingati Hari Pers Sedunia yang ke-33, Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi yang akrab disapa Edi Uban menyampaikan pesan mendalam sekaligus peringatan keras terhadap segala bentuk intimidasi yang masih membayangi kerja jurnalistik di Indonesia.
Pernyataan sikap dan ucapan selamat merayakan Hari Pers Sedunia ke-33 sebagai momentum untuk mempertegas posisi pers sebagai pilar demokrasi yang harus bebas dari intervensi.
Ir. Edi Supriadi (Edi Uban), Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, mewakili seluruh keluarga besar media Nasionaldetik.com
Disampaikan tepat pada peringatan Hari Pers Sedunia (World Press Freedom Day), 3 Mei 2026.
Ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Karena masih adanya praktik intervensi dan tindakan arogan terhadap jurnalis di lapangan. Pers adalah “pahlawan tanpa batas” yang bekerja demi mencerdaskan bangsa, namun seringkali dihadapi dengan tembok kekuasaan yang represif saat mengungkap kebenaran.
Nasionaldetik.com berkomitmen untuk terus melawan ketidakadilan melalui “tinta nyata”—sebuah karya jurnalistik yang terpercaya, tajam, dan berbasis fakta. Edi Uban menekankan bahwa tidak boleh ada pihak manapun yang merasa di atas hukum dengan mencoba membungkam suara pers.
Kutipan Utama Edi Uban:
“Kami keluarga besar Nasionaldetik.com hanya bisa membantu dengan berkarya. Lewat tinta nyata yang terpercaya dan tajam, kami menyajikan fakta. Jangan sekali-kali mengintervensi atau menunjukkan arogansi kepada pers, karena jurnalis adalah pahlawan tanpa batas yang berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa. Selamat Hari Pers Sedunia ke-33, teruslah berkarya untuk Indonesia!”
Editor-in-Chief: Ir. Edi Supriadi (Edi Uban)
