PELALAWAN,Metroterkini.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melalui Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal) Sumatera memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mitigasi dampak kabut asap, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus menanamkan kesadaran kepada generasi muda terhadap ancaman karhutla.
Kegiatan penyuluhan dan edukasi lingkungan hidup ini secara khusus menyasar siswa-siswi sekolah menengah pertama. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan dan dampak karhutla, termasuk langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi ancaman kabut asap. Selain edukasi, Pusdal Sumatera juga menyerahkan bantuan berupa 100 paket kesehatan kepada siswa.
Bantuan tersebut berupa masker dan vitamin yang diharapkan dapat membantu melindungi siswa dari dampak buruk polusi udara akibat kabut asap.
Kegiatan tersebut tertuang dalam surat Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera Nomor B.481/PPLH.S/PPI.11.4/09/2026 tertanggal 4 September 2026 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan.
Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta menanamkan kesadaran sejak dini terhadap bencana karhutla di wilayah Sumatera.
Kepala SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Junaidi S.Pd.,M.Pd,menyambut baik kegiatan tersebut. Pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera yang telah memilih SMPN 1 Pangkalan Kerinci sebagai sasaran kegiatan sosial dan edukasi terkait karhutla.
“Terima kasih kepada Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera yang telah memilih SMPN 1 Pangkalan Kerinci sebagai sasaran kegiatan sosial karhutla,” ujar Kepala SMPN 1 Pangkalan Kerinci.
Menurutnya, edukasi tersebut sangat bermanfaat bagi para siswa. Dengan adanya penyuluhan, siswa diharapkan dapat memahami penyebab terjadinya kebakaran, cara pencegahan, hingga langkah penanggulangan ketika terjadi bencana kebakaran dan kabut asap.
“Edukasi ini sangat bermanfaat bagi siswa sehingga mereka mengetahui penyebab kebakaran, pencegahan serta penanggulangan bencana kebakaran dan kabut asap,” katanya.
Ia juga mengapresiasi bantuan paket kesehatan yang diberikan Pusdal Sumatera kepada para siswa. “Bantuan paket kesehatan berupa masker dan vitamin yang diberikan Pusdal dapat bermanfaat bagi siswa SMPN 1 Pangkalan Kerinci,” tambahnya.
Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sumatera sebelumnya juga meminta dukungan dan koordinasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan dengan pihak sekolah guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemahaman generasi muda terhadap bahaya karhutla semakin meningkat. Tidak hanya mengetahui dampaknya terhadap lingkungan, siswa juga diharapkan memahami pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Upaya edukasi sejak dini dinilai penting, mengingat pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. (Suwandi)
